jpnn.com, JAKARTA - Salesforce memperluas akses teknologi kecerdasan buatan atau AI bagi usaha kecil dan menengah di Indonesia dengan membenamkan Agentforce ke dalam Salesforce Suites.
Perusahaan juga memperkenalkan Slack CRM, yang memungkinkan tim mengelola kontak, prospek, transaksi, dan aktivitas pelanggan langsung dari percakapan di Slack.
Kemampuan AI tersebut tersedia di Free, Starter, dan Pro Suites tanpa memerlukan konfigurasi khusus maupun biaya tambahan bagi pengguna paket terkait.
Langkah ini diarahkan untuk membantu UKM mengurangi pekerjaan administratif dan mengalihkan lebih banyak waktu untuk melayani pelanggan serta mengembangkan bisnis.
Kehadiran teknologi tersebut menjadi relevan di tengah besarnya kesenjangan produktivitas antara UMKM dan perusahaan besar di Indonesia.
Data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM mencatat terdapat 30,2 juta UMKM nonpertanian hingga 31 Desember 2025. Dari jumlah itu, sebanyak 73.828 merupakan usaha kecil dan 15.313 lainnya masuk kategori usaha menengah.
"Melalui Agentforce dalam Salesforce Suites, tim dapat merangkum data pelanggan, menyusun draf email yang dipersonalisasi, dan memantau aktivitas pelanggan dari platform CRM yang sama. Fitur tersebut dirancang agar dapat langsung digunakan tanpa proses implementasi yang rumit," kata Head of Emerging Small and Medium Business Salesforce ASEAN, Vernon Cheo dalam keterangan resminya, Jumat (10/7).
Hal ini relevan karena berdasarkan laporan McKinsey Global Institute menyebut produktivitas UMKM Indonesia rata-rata hanya sekitar 25 persen dibandingkan perusahaan besar.





















































