jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan konstruksi dan investasi nasional PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) kembali bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir di Provinsi Aceh.
Bantuan berupa pemulihan infrastruktur vital dan sanitasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) itu direalisasikan pada 4-14 Februari 2026.
Pemberian bantuan itu merupakan rangkaian dari komitmen respons cepat PTPP yang sebelumnya telah diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur darurat, pemasangan jembatan tipe bailey untuk memulihkan akses antarwilayah, serta pembangunan hunian sementara (huntara) di sejumlah titik terdampak di Aceh dan Sumatera Utara.
Pada penyaluran bantuan tahap lanjutan ini, PTPP memprakarsai lima program strategis yang difokuskan pada pemulihan infrastruktur vital dan sanitasi masyarakat di wilayah Bireuen, Pidie Jaya, dan Peusangan.
Program tersebut mencakup renovasi musaka agar warga dapat kembali beribadah dengan nyaman, perbaikan instalasi air bersih guna memastikan akses air layak konsumsi, pembangunan fasilitas toilet umum yang higienis, serta perbaikan fasilitas publik lainnya yang terdampak banjir guna mendukung aktivitas warga kembali normal.
"Kami memahami bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang berkesinambungan," ujar Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo.
Pelaksanaan program tersebut sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mempercepat proses pemulihan dan mendukung aktivitas masyarakat agar kembali berjalan normal.
Menurut Joko, kehadiran PTPP di Aceh merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan.




















































