SASKARA Hadirkan Bungo Ameh, Koleksi Perlengkapan Ibadah Bernuansa Minangkabau

4 hours ago 23

SASKARA Hadirkan Bungo Ameh, Koleksi Perlengkapan Ibadah Bernuansa Minangkabau

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

SASKARA meluncurkan Bungo Ameh, koleksi terbaru dalam rangkaian Koleksi Nusantara yang terinspirasi dari kekayaan budaya Sumatra Barat. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - SASKARA merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan meluncurkan Bungo Ameh, koleksi terbaru dalam rangkaian Koleksi Nusantara yang terinspirasi dari kekayaan budaya Sumatra Barat.

Koleksi ini mengangkat keindahan kain songket khas Minangkabau dan ornamen mahkota suntiang ke dalam desain perlengkapan ibadah untuk perempuan dan laki-laki.

Konseptor sekaligus desainer SASKARA Andya Kartika mengatakan Bungo Ameh berarti “Bunga Emas” dalam bahasa Minang.

“Bungo Ameh terinspirasi dari kemegahan mahkota suntiang dan keindahan motif kain songket khas Sumatera Barat,” kata Andya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8).

Menurut dia, perpaduan ornamen bunga pada suntiang dan motif songket tidak sekadar mengejar estetika, tetapi juga membawa nilai budaya Minangkabau.

Koleksi tersebut turut berangkat dari falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah”, yang menggambarkan keharmonisan adat Minangkabau dengan ajaran Islam.

“Falsafah ini mencerminkan keharmonisan antara budaya dan ajaran Islam,” ujar Andya.

Bungo Ameh tersedia dalam enam pilihan warna. Lini perempuan mencakup prayer set yang terdiri dari mukena, sajadah, dan pouch, serta hijab. Sementara itu, lini laki-laki menghadirkan sarung dengan desain senada.

SASKARA meluncurkan Bungo Ameh, koleksi terbaru dalam rangkaian Koleksi Nusantara yang terinspirasi dari kekayaan budaya Sumatra Barat

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |