jateng.jpnn.com, BANJARNEGARA - Operasi pencarian korban longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, terus berlanjut.
Tim SAR gabungan menemukan satu korban meninggal pada hari keempat pencarian setelah anjing pelacak Basarnas Semarang mengendus titik kuat di Sektor A.2, Rabu (19/11).
Korban bernama Tuwi, 50 tahun, ditemukan pukul 13.52 WIB dalam kondisi tertimbun material longsor sedalam sekitar dua meter.
“Tiga unit K-9 kami kerahkan, enam ekskavator juga dioperasikan. Alhamdulillah korban atas nama Ibu Tuwi berhasil ditemukan di Sektor A.2,” kata Kepala Kantor SAR/Basarnas Semarang Budiono .
Proses pencarian tidak mudah. Tanah yang masih gembur membuat alat berat berkali-kali ambles. Tim SAR sampai harus menopang jalur ekskavator milik Kementerian PUPR menggunakan potongan batang pohon agar bisa bergerak mendekati titik pencarian.
Penggalian berlangsung sekitar enam jam hingga ekskavator menemukan posisi korban. Hujan gerimis yang turun saat proses penemuan membuat operator harus bergerak ekstra hati-hati.
Menurut Budiono, masih ada beberapa titik di Sektor A.2 yang teridentifikasi mengandung dugaan korban lain. Namun operasi dihentikan sementara karena hujan deras mengguyur lokasi pada sore hari.
“Kami berharap besok cuaca membaik supaya pencarian bisa dilanjutkan,” ujarnya.



















































