Sebegini Jumlah Murid yang Belum Menerima MBG

4 hours ago 16

Sebegini Jumlah Murid yang Belum Menerima MBG

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengungkapkan jumlah murid dari total 53 juta murid di Indonesia yang belum menerima MBG. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat selaras dengan penguatan pendidikan karakter melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH).

Dari 7 KAIH tersebut terdapat poin makan sehat dan bergizi yang implementasinya terwujud melalui pelaksanaan MBG di sekolah.

Hingga 10 Juni 2026, sebanyak 80,7 persen murid telah menerima manfaat dari pelaksanaan program MBG.

Dari sekitar 53 juta murid di Indonesia, lebih dari 43 juta murid (bukan guru seperti video yang beredar sebelumnya karena _a slip of the tongue_) di antaranya telah menerima dan merasakan manfaat program tersebut. 

Berbagai survei dan umpan balik pelaksanaan program juga menunjukkan bahwa sebagian besar murid penerima manfaat berharap program MBG dapat terus dilanjutkan. Lebih lanjut, berbagai modul pendukung juga telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program MBG. 

"Sejumlah penelitian yang dilakukan, termasuk dari _Labsosio_ – Pusat Kajian Sosiologi Universitas Indonesia menyatakan bahwa MBG telah memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, tingkat kehadiran di sekolah, dan capaian akademik murid,” ujar Menteri Abdul Mu’ti, Minggu (14/6/2026).

Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga melaporkan perkembangan program Sekolah Nasional Terintegrasi yang menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem pendidikan unggul.

Ia menyebut Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang sebagai sekolah unggulan nonasrama yang akan memberikan layanan pendidikan berkualitas dengan standar yang terintegrasi.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengungkapkan jumlah murid dari total 53 juta murid di Indonesia yang belum menerima MBG.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |