jateng.jpnn.com, TEMANGGUNG - Bupati Temanggung Agus Setyawan menegaskan bahwa pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu bukan tenaga pelengkap, apalagi figuran.
Dia menyebut mereka bagian dari arsitektur baru birokrasi yang menuntut kecepatan dan ketulusan dalam pelayanan.
“Saudara adalah bagian dari desain baru pelayanan publik yang menuntut kecepatan, ketepatan, inisiatif, dan ketulusan,” katanya saat menyerahkan SK pengangkatan PPPK paruh waktu di Pendopo Pengayoman, Kamis (27/11).
Sebanyak 325 PPPK paruh waktu hadir langsung di pendopo, sementara 1.021 lainnya mengikuti prosesi lewat Zoom dari perangkat daerah masing-masing.
Agus meminta para PPPK terus meningkatkan kemampuan, terutama literasi teknologi. “Yang belum bisa komputer segeralah belajar. Di birokrasi modern, kemampuan teknologi itu syarat dasar. Tingkatkan pula inisiatif kerja,” ujarnya.
Dia mengingatkan bahwa ASN di era sekarang dituntut adaptif, proaktif, sekaligus taat aturan.
Kesungguhan kerja, kata dia, akan membuka pintu kesempatan. Sebaliknya, kinerja asal-asalan justru menutup peluang.
“Jangan biarkan momentum pengangkatan ini berhenti sebagai seremonial. Jadikan ini titik awal untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat integritas,” tegasnya.



















































