jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mencatat peningkatan kasus evakuasi sarang tawon vespa di permukiman warga.
Selama dua bulan pertama 2026, petugas Damkar Tulungagung telah menangani 223 kasus evakuasi sarang tawon vespa.
Kepala Seksi Operasional dan Penyelamatan Damkar Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan tren kemunculan tawon vespa di wilayahnya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
“Beberapa tahun terakhir memang terjadi kenaikan kasus tawon vespa di Tulungagung, bahkan pada dua bulan awal 2026 sudah ada 223 evakuasi yang kami tangani,” kata Bambang, Rabu (11/3).
Data Damkar menunjukkan pada 2024 terdapat 354 kasus evakuasi sarang tawon vespa. Jumlah tersebut meningkat menjadi 427 kasus pada 2025 atau naik sekitar 20,62 persen.
Menurut Bambang, peningkatan kemunculan tawon vespa tidak hanya terjadi di Tulungagung, tetapi juga di sejumlah daerah lain.
Kondisi itu diduga dipengaruhi sejumlah faktor alam yang memicu peningkatan populasi serangga tersebut.
Selain itu, berkurangnya habitat alami dan menurunnya populasi predator alami seperti burung pemakan serangga juga diduga mendorong tawon vespa bermigrasi ke permukiman warga.



















































