Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa Resmi Dideklarasikan, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

2 hours ago 16

Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa Resmi Dideklarasikan, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa resmi dideklarasikan dalam kegiatan rembuk Kebangsaan yang mempertemukan petani, peternak, aktivis, pemerintah daerah, hingga unsur desa di Pulau Sumbawa, Selasa 26 Mei 2026 di Balai Pertemuan Desa Boak Kecamatan Untir iwes. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa resmi dideklarasikan dalam kegiatan rembuk Kebangsaan yang mempertemukan petani, peternak, aktivis, pemerintah daerah, hingga unsur desa di Pulau Sumbawa, Selasa 26 Mei 2026 di Balai Pertemuan Desa Boak Kecamatan Untir iwes.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori, Ketua Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa Muhammad Anshori Sudirman, Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi Mujib Hermani, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Diskoprindag, Kepala Desa Lawin, serta Kepala Desa Labuhan Sangoro.

Deklarasi tersebut menjadi langkah awal konsolidasi masyarakat agraris Pulau Sumbawa dalam memperjuangkan kesejahteraan petani dan peternak sekaligus memperkuat peran daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Ketua Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa, Muhammad Anshori Sudirman, menegaskan bahwa deklarasi serikat dan rencana pembentukan koperasi pemasaran menjadi momentum besar bagi kebangkitan petani dan peternak di Pulau Sumbawa.

"Dengan telah dideklarasikannya Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa yang kemudian diikuti dengan akan dibentuknya Koperasi Pemasaran Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa, tentu ini menjadi momentum besar tentang bagaimana petani dan peternak ke depan akan menjadi pejuang, akan menjadi bagian yang besar pula dalam proses ketahanan pangan nasional yang berperan di lokal Pulau Sumbawa,” ungkapnya.

Dia mengatakan selama ini petani dan peternak masih menghadapi berbagai persoalan mendasar mulai dari sulitnya akses pupuk, mahalnya pakan ternak, rendahnya harga jual hasil produksi, hingga lemahnya akses pasar dan permodalan.

Menurutnya, kehadiran serikat dan koperasi nantinya diharapkan mampu memperkuat posisi tawar petani dan peternak, memperpendek rantai distribusi, serta menciptakan sistem ekonomi yang lebih berpihak kepada masyarakat produsen pangan.

“Kita ingin petani dan peternak tidak hanya menjadi pekerja di tanahnya sendiri, tetapi menjadi pelaku utama ekonomi daerah yang mandiri dan sejahtera,” katanya.

Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa resmi dideklarasikan dalam kegiatan rembuk Kebangsaan yang mempertemukan petani, peternak, aktivis, pemerintah daerah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |