jatim.jpnn.com, SURABAYA - Warga perantau asal Madura berbondong-bondong mudik massal melalui tradisi 'Toron' yang dilakukan saat momen Iduladha. Kepadatan arus lalu lintas terjadi di pintu masuk Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Selasa (26/5).
Antrean panjang sepeda motor tampak mengular, bahkan lajur khusus roda dua hanya mampu menampung dua sepeda motor berjalan berdampingan. Kondisi ini menyebabkan kemacetan di beberapa titik menjelang pintu masuk Jembatan Suramadu.
Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Sayfudin Rodji mengungkapkan terjadi peningkatan volumen kendaraan roda dua hampir 500 persen dari hari biasa.
"Guna memecah antrean, kepolisian melakukan pengawalan untuk masuk jalur cepat. Ya tetap buka-tutup. Nanti kalau sudah mulai landai, kita arahkan ke jalur roda dua sesuai semula," kata Imam.
"Tentunya faktor keamanan tetap kita jamin untuk para pemudik. tentunya imbauan kami tetap jaga keselamatan, selamat sampai tujuan, bisa merayakan Hari Raya Iduladha dengan selamat sampai tujuan," imbuh dia.
Dia menyebut puncak arus mudik toron akan terjadi hingga malam hari.
"Jumlah arus mudik ke Madura hampir sama ya, peningkatan sedikit lah dari pemudik tahun kemarin. Kemungkinan eh 50 persen dari pemudik tahun kemarin," jelasnya.
Polisi mencatat setidaknya sudah ada 10.000 kendaraan yang melintas di Jembatan Suramadu.


















































