jpnn.com - Pabrikan mobil asal Korea Selatan, KIA mengeluarkan surat penarikan kembali atau recall terhadap model SUV listrik EV9 karena masalah pada sistem kantong udara atau airbag.
Sebanyak 21.290 unit Kia EV9 harus ditarik dari peredaran karena sistem airbag meningkatkan risiko cedera, terutama bagi penumpang anak-anak.
Recall itu melibatkan SUV listrik yang diproduksi pada 2025 dan 2026.
Berdasarkan laporan dari otoritas Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA) menyebutkan bahwa selang kantong udara sensor pada sistem pendeteksi penumpang pada mobil tersebut dapat terjepit ketika kursi penumpang depan dinaikkan ke posisi tertinggi.
Seperti dilansir CarsCoops, masalah yang disebabkan oleh "jalur pemasangan selang yang tidak tepat oleh pemasok" itu bisa membuat sistem gagal menonaktifkan kantong udara penumpang depan saat ada anak yang duduk di kursi tersebut.
Kondisi itu dinilai dapat meningkatkan risiko cedera dan menyebabkan kendaraan tidak memenuhi standar keselamatan yang diberlakukan oleh pemerintah federal Amerika Serikat.
Sebanyak 1.277 unit kendaraan atau sekitar 6 persen dari Kia EV9 yang ditarik kembali diperkirakan mengalami masalah ini.
Pemilik Kia EV9 juga bisa mengelami masalah melalui sejumlah tanda.






















































