jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan berbagai pihak.
Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan jajaran pimpinan BGN sebagai tersangka. Mereka di antaranya Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, Lodewyk Pusung, dan Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Marhadan.
Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo pun ikut mengomentari soal penetapan tersangka petinggi BGN itu.
Hashim yang hadir sebagai pembicara dalam Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 itu menyampaikan seluruh gagasan besar presiden untuk kesejahteraan kesehatan Indonesia.
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi itu pun bercerita mengenai kondisi program MBG.
Hashim mengatakan, MBG akan tetap berjalan meski beberapa waktu lalu terjadi penangkapan terhadap pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Dia pun menyayangkan peran Dadan dalam perkara ini.
Di sisi lain, Hashim mengaku mengenal dekat dengan Dadan yang sudah menjadi timnya selama bertahun-tahun.
Namun, ketika mendapatkan jabatan tersebut, Dadan justru terbuai dengan godaan yang mengarah pada dugaan perbuatan korupsi.



















































