jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyebut cadangan beras pemerintah di gudang Bulog telah mencapai 4,9 juta ton.
Jumlah tersebut diklaim mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia hingga 11 bulan ke depan, terutama dalam menghadapi potensi dampak fenomena El Nino.
“Hari ini stok kita 4,9 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Siapa pun yang ragu silakan ke Bulog. Data ini dikeluarkan oleh Bulog dan BPS, semuanya kredibel,” ujar Amran saat meninjau stok di Kompleks Pergudangan Banjarkemantren, Perum Bulog Cabang Surabaya, Minggu (19/4).
Amran optimistis stok tersebut akan terus bertambah dan menembus 5 juta ton pada pekan depan, paling lambat Jumat (24/4).
Selain stok di Bulog, pemerintah juga menghitung total ketersediaan beras nasional dari berbagai sumber, termasuk produksi dan stok berjalan. Secara keseluruhan, cadangan beras diperkirakan mencapai sekitar 28 juta ton.
Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional hingga 11 bulan. Dengan demikian, stok dinilai lebih dari cukup untuk mengantisipasi El Nino yang diperkirakan berlangsung sekitar enam bulan.
“Kalau kemarau enam bulan, artinya stok kita lebih dari cukup,” tuturnya.
Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, seperti program pompanisasi dan perbaikan sistem irigasi.
















































