jpnn.com - Anggota DPR RI Andre Rosiade menghadapi situasi tegang saat menyampaikan hasil audiensi kepada massa aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8).
Andre menyampaikan hasil pertemuannya dengan perwakilan massa dari atas mobil komando. Namun, penyampaian tersebut diwarnai teriakan dan desakan dari sejumlah peserta demonstrasi.
Wakil ketua DPR Sumi Dasco, Saan Mustofa dan Cucun Ahmad Syamsurijal saat audiensi dengan perwakilan warga Pati di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8). DPR bersama perwakilan warga Pati menandatangani surat pernyataan komitmen penyelesaian RUU Perampasan Aset menjadi UU dan apabila tidak disahkan pada 15 Desember 2026 pimpinan DPR mundur dari jabatannya. Foto: Ricardo/JPNN
Massa yang berada di sekitar mobil komando meminta Andre segera turun. Beberapa peserta bahkan melontarkan makian ketika Andre masih berusaha berbicara di tengah kerumunan.
Meski situasi semakin riuh, Andre tetap berada di atas mobil komando. Dia berupaya menjelaskan hasil audiensi yang sebelumnya dilakukan bersama perwakilan massa aksi.
Suara tuntutan dan teriakan peserta demonstrasi terus bersahutan selama Andre memberikan penjelasan.
Aksi tersebut sebelumnya diikuti massa AMPB bersama sejumlah kelompok masyarakat yang menyampaikan berbagai tuntutan kepada DPR RI.
Salah satu tuntutan yang disuarakan massa adalah percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset.






















































