Sudin Pendidikan Wilayah II Jakbar Kick Off PIK-R 2026 untuk Semua Jenjang

3 hours ago 19

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah bersama Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat Diding Wahyudin, dan tokoh pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah II melaksanakan kegiatan Kick Off Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) pada 2026. Kegiatan ini mencakup semua jenjang satuan pendidikan seperti SMP, SMA, dan SMK baik negeri maupun swasta.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan kegiatan kolaboratif yang melibatkan berbagai unsur dan pihak terkait, Kick Off PIK-R ini bertujuan untuk menjawab sejumlah permasalahan yang sering menghadapi remaja, antara lain risiko pergaulan bebas, penyalahgunaan Narkoba, serta kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan kehidupan berkeluarga.

"Kegiatan ini dirancang sebagai wadah konseling sebaya yang dikelola oleh remaja untuk remaja, dengan harapan dapat membentuk Generasi Berencana (GenRe) yang sehat, berprestasi, mandiri, dan memiliki wawasan ke depan," kata Iin dalam siaran persnya, Kamis (22/1).

PIK-R sendiri merupakan platform bagi remaja untuk memperoleh informasi, edukasi, dan konseling terkait kesehatan reproduksi, penyiapan kehidupan berkeluarga (PKBR), serta keterampilan hidup. Tujuan utama dari PIK-R di satuan pendidikan adalah membentuk remaja yang tangguh, mandiri, dan berkualitas dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Selama ini, kiprah PIK-R di lingkungan sekolah masih kurang mendapat perhatian yang signifikan dari para murid. Melalui kegiatan Kick Off ini, diharapkan remaja dapat memiliki sumber informasi akurat dan terpercaya mengenai kesehatan remaja, sekaligus menjadi tempat konsultasi untuk menyelesaikan permasalahan seputar kehidupan dan pergaulan remaja.

Melalui pelaksanaan Kick Off PIK-R, Wali Kota Iin menyampaikan beberapa harapan utama, yakni meningkatkan pemahaman mengenai maksud dan tujuan pendirian PIK-R di semua satuan pendidikan; menggerakkan pengurus PIK-R agar lebih bersemangat menjalankan program kerja yang telah direncanakan; mendorong pengurus di setiap sekolah untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi terkait layanan PIK-R; serta mendorong kepala satuan pendidikan untuk membangun komunikasi dan publikasi daring yang lebih interaktif dan komunikatif.

"Kegiatan Kick Off PIK-R ini menjadi tonggak awal dalam gerakan penguatan peran dan fungsi PIK-R di semua satuan pendidikan, sebagai bagian dari upaya membangun remaja untuk mewujudkan generasi emas," terangnya.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat Diding Wahyudin menambahkan program PIK-R merupakan salah satu langkah strategis yang dirancang untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia berkualitas, dengan fokus utama pada persiapan generasi muda yang sehat secara fisik, mental, dan sosial, serta memiliki karakter yang kuat dan kemampuan berdaya saing tinggi.

Melalui rangkaian aktivitas yang terstruktur, program ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk memperoleh informasi akurat, edukasi yang komprehensif, serta layanan konseling yang relevan terkait berbagai aspek penting, mulai dari kesehatan remaja, perencanaan kehidupan berkeluarga, pencegahan perilaku berisiko, hingga penguatan nilai-nilai karakter.

"Di Wilayah II Jakarta Barat, cakupan program PIK-R telah mencakup seluruh satuan pendidikan yang ada," kata Diding.

Tokoh pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz, mengungkapkan apresiasi penuhnya terhadap peluncuran program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di semua jenjang pendidikan.

Menurutnya, program ini sangat bermanfaat dan perlu segera diaplikasikan baik di sekolah swasta maupun negeri.

Umar menyatakan bahwa keberadaan PIK-R memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Selain itu, program ini juga dapat meningkatkan kemandiran murid serta mendorong peningkatan peran guru Bimbingan dan Konseling (BK).

"Tujuan utamanya adalah agar siswa dapat memiliki mental yang kuat dalam menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait dengan gemetar getar (genjet) dan kekerasan dalam hubungan antar remaja (RIKAR)," kata Umar.

"Menurut informasi dari kalangan media, implementasi PIK-R bersama program GenRe (Generasi Berencana) telah berhasil menekan angka kenakalan bukan tawuran remaja sudah sangat berkurang tinggal hanya 3 persen ini sebuah pencapaian yang sangat baik," tutur Umar. (cuy/jpnn)


Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat memulai Kick Off PIK-R 2026 untuk semua jenjang.

Read Entire Article
| | | |