jpnn.com - CIREBON - Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, menyebutkan tiga kecamatan, yakni Losari, Ciledug dan Waled, terendam banjir yang disebabkan luapan air dari aliran Sungai Cisanggarung.
Petugas Unit Data dan Informasi BPBD Kabupaten Cirebon Gugum Gumilar mengatakan banjir yang terjadi saat ini dipicu limpasan air dari hulu Sungai Cisanggarung setelah terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Rabu (11/2) malam. “Ada limpasan air dari Sungai Cisanggarung, terutama dari wilayah hulunya itu sudah hujan,” katanya di Cirebon, Kamis (12/2).
Dia menjelaskan dari pendataan sementara, ketinggian air di sejumlah titik bervariasi antara 30 hingga 60 cm yang merendam permukiman serta akses jalan warga.
Menurut dia, salah satu lokasi terdampak cukup luas berada di Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, tepatnya di Dusun Pon Blok Pon.
Di wilayah tersebut, pihaknya mencatat sebanyak 280 rumah terendam banjir dengan jumlah warga terdampak mencapai 289 kepala keluarga (KK) atau 840 jiwa.
“Air mulai masuk ke permukiman warga sejak Kamis dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, berdasarkan laporan masyarakat,” katanya.
Dia menyampaikan selain merendam rumah, genangan air sempat menyebabkan akses ruas jalan Ciledug-Losari, Cirebon tidak dapat dilalui kendaraan. “Akibat banjir ini akses jalan Ciledug–Losari sempat ditutup. Namun, sekarang sudah bisa dilewati,” ujarnya.
Dia memastikan saat ini personel gabungan sudah dikerahkan ke lokasi banjir untuk melakukan asesmen serta penanganan terhadap dampak dari peristiwa tersebut.




















































