Tanah Bergerak di Tegal, Ribuan Warga Mengungsi, Ini Penyebabnya

3 hours ago 17

Selasa, 10 Februari 2026 – 09:46 WIB

Tanah Bergerak di Tegal, Ribuan Warga Mengungsi, Ini Penyebabnya - JPNN.com Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jumat (6/2/2026). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengungkap penyebab bencana pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng Agus Sugiharto menyebut fenomena tersebut terjadi akibat creeping atau rayapan tanah.

“Hasil investigasi dan kajian di lapangan menunjukkan pergerakan tanah di Tegal merupakan creeping. Lapisan tanahnya jenis lempung, ketika jenuh air akan bergerak perlahan,” kata Agus, Selasa (10/2).

Menurut dia, creeping merupakan salah satu jenis gerakan tanah yang berlangsung lambat, tetapi terjadi di area luas, terutama pada wilayah yang memiliki kemiringan.

Fenomena serupa, lanjut Agus, juga pernah terjadi di sejumlah daerah lain di Jawa Tengah, seperti Watukumpul (Pemalang) dan Simo (Boyolali).

Dia menegaskan creeping berbeda dengan likuifaksi. “Kalau likuifaksi bisa terjadi di lahan datar karena perubahan struktur tanah dan kandungan air. Namun, creeping pasti terjadi di wilayah yang memiliki kemiringan,” jelasnya.

Pemprov Jateng saat ini menyiapkan solusi jangka panjang bagi warga terdampak, terutama yang rumahnya sudah tidak layak huni.

Dua lokasi relokasi di lahan milik Perhutani di Kabupaten Tegal telah disiapkan. Namun, pemerintah masih melakukan kajian mendalam untuk memastikan kawasan tersebut aman dari potensi bencana.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengungkap penyebab bencana pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |