jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany menemui Duta Besar Iran Mohammad Boroujerdi.
Bersama Riezal Ilham Pratama dan Gielbran Muhammad Noor, Najmi menyampaikan dukacita dan solidaritas atas eskalasi militer yang terjadi dan menimbulkan korban jiwa.
Dalam pertemuan tersebut, DPP PKB menyampaikan empati mendalam kepada rakyat Iran atas situasi yang tengah dihadapi.
“Kami hadir sebagai bentuk dukungan moral. Setiap kehilangan nyawa dalam konflik bersenjata adalah tragedi kemanusiaan yang tidak boleh dipandang biasa,” ujar Najmi.
DPP PKB secara tegas mengecam serangan militer yang dilakukan tanpa dasar yang sah menurut prinsip hukum internasional dan berpotensi memperluas konflik kawasan.
“Kekerasan bukanlah jalan penyelesaian. Eskalasi militer hanya akan memperdalam ketidakstabilan dan berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik, termasuk bagi bangsa Indonesia,” tutur Najmi.
Riezal Ilham Pratama menambahkan bahwa konflik bersenjata selalu meninggalkan dampak panjang bagi masyarakat sipil.
“Yang paling terdampak dalam setiap konflik adalah rakyat biasa. Karena itu, pendekatan kemanusiaan dan diplomasi harus menjadi prioritas utama dalam setiap penyelesaian sengketa antarnegara,” ujarnya.




















































