The Jansen Menuju Romantisasi Impulsif

14 hours ago 18

The Jansen Menuju Romantisasi Impulsif

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

The Jansen, band punk rock asal Bogor. Foto: Dok. The Jansen/Raka Syahreza

jpnn.com, JAKARTA - Band punk rock asal Bogor, The Jansen makin dekat dengan peluncuran album kelima, Romantisasi Impulsif.

Album baru tersebut sekaligus menjadi penutup dari sebuah trilogi yang dimulai dari Banal Semakin Binal (2022) dan Durja Bersahaja (2024).

Dalam Romantisasi Impulsif, The Jansen yang kini beranggotakan Cinta Rama Bani Satria (Bani) dan Adji Pamungkas, memuat 12 lagu rock alternatif yang sinematik.

"Album Romantisasi Impulsif rencananya rilis tanggal 22 Juli 2026," kata Adji Pamungkas saat berbincang dengan JPNN.com di kawasan Blok M, Jakarta Selatan pada Senin (25/5).

Menjelang peluncuran Romantisasi Impulsif, The Jansen telah melepas single perdana, Bila Cinta Adalah Sebuah Propaganda (Wo Ai Ni) beberapa pekan lalu.

Perilisan lagu disertai dengan video lirik yang dikemas dengan konsep menarik ala film Hongkong dekade 90-an.

Selain itu, lirik Bila Cinta Adalah Sebuah Propaganda (Wo Ai Ni) ditampilkan dalam tiga bahasa yakni Indonesia, Inggris dan Mandarin.

Bila Cinta Adalah Sebuah Propaganda (Wo Ai Ni) menjadi candradimuka bagi pendengar untuk mulai mengenal dan menerka arah musikal The Jansen pada album Romantisasi Impulsif.

Band punk rock asal Bogor, The Jansen makin dekat dengan peluncuran album kelima, Romantisasi Impulsif.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |