jpnn.com - Jadi, apa sebenarnya tujuan IsAm (Israel-Amerika) menyerang Iran?
Itulah yang mulai dipersoalkan di Amerika sendiri sekarang. Terutama setelah Ayatollah Khamenei tewas oleh serangan itu.
Ternyata rakyat Iran tidak menyambut dengan gegap gempita tewasnya pemimpin tertinggi Iran itu. Bahkan berduka.
Tidak sedikit pun terlihat gerakan rakyat untuk menggulingkan pemerintah.
Iran bahkan mampu menyerang balik Israel dan sekutu-sekutu Amerika di seputar Teluk Parsi: Kuwait, Qatar, Bahrain, UAE, dan Arab Saudi.
Hanya Oman yang tidak diincar Iran. Itu karena Oman memfasilitasi perundingan nuklir Iran-Amerika.
Oman juga bersaksi bahwa ketika serangan dilakukan sebenarnya status perundingan belum dinyatakan buntu.
Awalnya Israel-Amerika Serikat memimpikan perang hanya satu hari: begitu serangan dahsyat dilancarkan rakyat Iran bergerak sendiri menumbangkan pemerintah. Selesai.

.jpeg)


















































