Uang Rp 5 M di Safe House Kasus Suap Impor Barang KW untuk Siapa?

4 days ago 21

Uang Rp 5 M di Safe House Kasus Suap Impor Barang KW untuk Siapa?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengusut asal-usul uang serta sosok yang akan menerimanya dari rumah aman atau safe house, terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi tentang importasi barang tiruan atau KW di lingkungan DJBC Kemenkeu.

KPK sebelumnya menemukan uang miliaran saat menggeledah beberapa rumah aman terkait kasus tersebut.

Salah satunya adalah temuan uang tunai sekitar Rp 5 miliar dalam lima koper dari rumah aman di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

"Termasuk temuan kemarin dari penggeledahan yang penyidik lakukan, itu juga tentunya akan didalami asal-usulnya dan peruntukannya untuk siapa saja," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Oleh sebab itu, Budi mengatakan KPK memastikan akan terus menelusuri aliran uang kasus tersebut.

"Apakah masih ada pihak-pihak lain yang diduga menikmati aliran uang terkait dengan perkara ini," ucapnya.

Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.

Pada tanggal yang sama, KPK mengungkapkan salah satu orang yang ditangkap dalam OTT adalah Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat Rizal.

Begini update dari Jubir KPK soal uang Rp 5 miliar yang ditemukan di safe house terkait suap dan gratifikasi impor barang KW di lingkungan Kemenkeu.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |