jpnn.com - JAKARTA - USG Education berkomitmen membangun jalur studi yang terukur, dengan standar akademik, karakter dan kesiapan mental yang holistik. Komitmen tersebut dibuktikan melalui pelepasan 37 mahasiswa dari program UIC College BTEC dan UIC – UTS College.
Bagi para lulusan, kelulusan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda langkah, dari target yang dahulu terasa jauh menuju tahap berikutnya yang kini makin nyata.
CEO USG Education Adhirama G. Tusin mengungkapkan, pihaknya membangun sebuah ekosistem pendidikan yang saling terhubung. Mulai dari persiapan akademik, pengembangan kompetensi, hingga jalur menuju universitas dan karier internasional.
USG Education juga telah memperkuat ekosistemnya melalui USG Education Incubation Program sebagai support system untuk memberdayakan siswa, alumni dan komunitas, agar perjalanan studi mereka tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga bertumbuh dalam karakter, pengalaman, dan kontribusi nyata, melalui pelatihan praktikal & project-based learning, program magang & experiential projects, business Club & innovation community, start Up & Community Empowerment.
"Dua program yang menjadi sorotan kelulusan kali ini adalah UIC College BTEC dan UIC – UTS College. Jalur unggulan yang dirancang untuk memastikan transisi mahasiswa Indonesia ke sistem pendidikan ke luar negeri berjalan lebih mulus," kata Adhirama G. Tusin, Jumat (23/1).
UIC College BTEC menerapkan kurikulum Pearson-Edexcel (Inggris) dengan pendekatan real world learning & industry based curriculum. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dibiasakan memahami konteks industri. Belajar dari praktisi dan mengerjakan tugas yang relevan dengan industri.
Sementara itu, UIC - UTS College merupakan jalur langsung menuju University of Technology Sydney (UTS), salah satu universitas terkemuka di Australia. Kurikulum pathway dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa melanjutkan studi ke tahun kedua hingga meraih gelar sarjana S1 di UTS, Australia, secara mulus.
Kedua program ini menekankan penguatan kemampuan akademik, keterampilan berpikir kritis, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi sistem pembelajaran universitas internasional. Di titik ini, kelulusan menjadi semacam panggung pembuktian.


















































