bali.jpnn.com, BANTUL - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel tak bisa menyembunyikan keheranannya atas hasil minor kontra PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4) sore.
Meski tampil dominan, Laskar Mataram harus menyerah 1-2 dari tim tamu.
“Saya pikir ini sebuah keajaiban bahwa kami kalah dalam pertandingan ini.
Saya rasa secara keseluruhan, kami adalah tim yang bermain lebih baik,” ujar Jean-Paul Van Gastel dilansir dari laman PSIM Jogja.
PSIM Yogyakarta sempat memimpin lebih dahulu lewat gol Deri Corfe pada menit ke-51.
Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah PSM Makassar melakukan comeback melalui gol Luka Cumic menit ke-79’ dan Dusan Lagator menit ke-90+9’.
Jean-Paul Van Gastel menyoroti rapuhnya pertahanan tim yang terus mengulang kesalahan serupa.
“Sepak bola terkadang tidak adil, tetapi di sisi lain, kami terus melakukan kesalahan yang sama. Dua gol yang bersarang di gawang kami adalah pengulangan masalah musim ini. Sesuatu harus berubah,” kata Van Gastel dengan nada kecewa.

















































