jateng.jpnn.com, BANYUMAS - Kasus dugaan pemukulan terhadap seorang anak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang sempat viral di TikTok akhirnya diselesaikan secara damai.
Polresta Banyumas turun tangan memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak guna mencegah konflik berkepanjangan.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah video tersebut ramai beredar di media sosial.
“Setelah video beredar, kami segera melakukan klarifikasi, mendatangi lokasi kejadian, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya,” kata Petrus, Senin (23/2).
Dari hasil penelusuran, peristiwa itu terjadi di Lapangan Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, pada Jumat (20/2) sekitar pukul 14.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan seorang pelajar berinisial KKA yang diduga mengalami pemukulan di bagian belakang kepala saat berada di lokasi bersama rekannya.
Untuk meredam potensi konflik, polisi menghadirkan orang tua dari kedua pihak serta perangkat desa dalam proses mediasi.
Hasilnya, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

















































