jateng.jpnn.com, MAGELANG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digaungkan di tingkat akar rumput.
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina turun langsung ke Desa Deyangan, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, untuk memastikan masyarakat memahami arah besar kebijakan ini.
Sosialisasi yang digelar di Galan Living, Jumat (13/3), menjadi ruang bagi pemerintah menjelaskan MBG bukan sekadar program pembagian makanan, melainkan strategi pembangunan manusia jangka panjang.
Dalam paparannya, Vita menekankan bahwa program ini dirancang sebagai fondasi peningkatan kesejahteraan sosial sekaligus percepatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Program ini tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga menyangkut kesehatan, tumbuh kembang anak, hingga menciptakan generasi yang produktif,” tegasnya.
Di balik narasi besar itu, ada satu realitas yang tak bisa dihindari, yaitu program skala nasional sering kali tergelincir di level implementasi. Karena itu, Vita mengingatkan pentingnya pengawalan ketat agar MBG benar-benar tepat sasaran.
Dia mendorong sinergi antara pemerintah pusat, legislatif, hingga pemerintah daerah sebagai tulang punggung keberhasilan program.
“Dukungan kebijakan dan kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar manfaat program ini bisa dirasakan langsung masyarakat,” lanjutnya.


















































