Wamen Isyana Larang SPPG Pakai Produk Pangan Olahan untuk Program MBG

6 hours ago 12

Selasa, 03 Maret 2026 – 20:17 WIB

Wamen Isyana Larang SPPG Pakai Produk Pangan Olahan untuk Program MBG - JPNN.com Bali

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Isyana Bagoes Oka (tengah) meninjau dapur SPPG Celuk II di Desa Celuk, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (2/3). Foto: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

bali.jpnn.com, GIANYAR - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagoes Oka minta agar pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menggunakan produk pangan olahan atau ultra-processed food (UPF).

Alasannya, pangan olahan sudah melalui banyak proses industri.

Oleh karena itu, pemenuhan gizi untuk makanan bergizi gratis (MBG) khususnya kepada kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan balita (3B) diharapkan dipenuhi dari bahan pangan segar.

“UPF tidak boleh diberikan kepada balita non-PAUD (pendidikan anak usia dini), ibu hamil dan ibu menyusui dan itu kami tekankan kepada SPPG,” kata Wamen Isyana Bagoes Oka saat meninjau dapur SPPG Celuk II di Desa Celuk, Gianyar.

Wamen Isyana Bagoes Oka memastikan menu yang diberikan kepada sasaran lain seperti para pelajar juga dapat memenuhi gizi di antaranya protein dari daging ayam, buah dan sayur.

Kepala SPPG Celuk II I Gusti Agung Alit Mustika Dwipayana mengatakan setiap hari pihaknya memproduksi 2.719 porsi makanan yang dikerjakan oleh 43 karyawan.

Ia mengeklaim MBG yang diproduksi di SPPG Celuk II menggunakan bahan pangan alami dan tidak menggunakan UPF.

“Kami salurkan kepada dua TK, dua SD, dua SMK dan kepada Posyandu Banjar Celuk,” ujar I Gusti Agung Alit Mustika Dwipayana dilansir dari Antara.

Wamen Isyana Bagoes Oka minta agar pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menggunakan produk pangan olahan atau ultra-processed food (UPF).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |