jpnn.com, JAKARTA - Disjoki sekaligus produser musik, Whisnu Santika dipastikan kembali hadir di salah satu panggung musik elektronik paling bergengsi di dunia, Tomorrowland Belgium 2026.
Kepastian tersebut seakan menegaskan posisi musisi Indonesia di panggung dunia kian diperhitungkan.
Jadwal itu bukan kali pertama bagi Whisnu Santika hadir di festival yang berlokasi di Boom, Belgia, tersebut.
Pasalnya, disjoki berusia 33 tahun itu kembali dipercaya untuk kedua kalinya tampil di Tomorrowland.
"Bagi saya, kembali diundang untuk bermain Tomorrowland bukan sekadar pencapaian, melainkan sebuah proses pembelajaran, ruang untuk memperluas referensi, menggali perspektif baru, sekaligus wadah untuk menampilkan musik saya agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas," ungkap Whisnu Santika dalam keterangannya.
Tomorrowland merupakan festival musik elektronik dengan proses kurasi yang sangat ketat dan selektif.
Ratusan DJ dari berbagai belahan dunia setiap tahunnya dipilih untuk tampil di lebih dari 15 panggung tematik dengan jumlah penonton mencapai ratusan ribu dan berasal dari berbagai belahan dunia.
Meski begitu, Whisnu Santika tidak ingin penampilannya di festival musik elektronik bergengsi tersebut hanya sekadar rutinitas, melainkan upaya untuk tetap menjadi bagian dari cerita.






















































