jatim.jpnn.com, JEMBER - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian tiga nelayan yang hilang setelah perahu yang mereka tumpangi dihantam ombak di perairan Pantai Paseban, Kabupaten Jember
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo mengatakan operasi pencarian terhadap ketiga korban kembali dilakukan pada Kamis (20/8).
"Pencarian tiga korban nelayan yang hilang dilanjutkan pada pagi ini," kata Edy, Kamis (20/8).
Peristiwa tersebut bermula ketika lima nelayan berangkat melaut dari Pelabuhan Perikanan Puger menuju perairan Meleman pada Selasa (18/8) siang. Mereka menggunakan kapal jenis jaringan bernama Pantes yang dinakhodai Samino (65).
"Kapal tersebut dinakhodai Samino beserta empat anak buah kapal (ABK) dan setibanya di perairan melakukan aktivitas mencari ikan," ujar Edy.
Pada Rabu (19/8), kelima nelayan tersebut kemudian berlayar kembali dan menepi di perairan Paseban, Kecamatan Kencong. Saat berada di perairan tersebut, para nelayan melihat cahaya yang mereka kira berasal dari perahu nelayan lain.
Namun, ketika hendak mendekati lokasi, perahu Pantes dihantam ombak besar dari sisi kanan.
"Perahu tersebut melihat cahaya dan dikira perahu nelayan lainnya. Namun, saat menepi, perahu dihantam ombak dari sebelah kanan yang mengakibatkan lambung kanan bocor dan perahu terbalik," jelas Edy.


















































