jpnn.com - JAKARTA - Lebih dari 10 ribu buruh yang berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bakal menggelar aksi di Sport Mall Kepala Gading, Jakarta Utara, Senin (19/1).
Aksi itu tidak digelar dalam bentuk demonstrasi, melainkan deklarasi manifesto perjuangan. Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan bahwa fokus utama agenda ini ialah menyampaikan tuntutan kaum buruh.
"Jadi lebih dari 10.000 buruh akan melakukan aksi di Jakarta dalam bentuk deklarasi perjuangan," ujar Said Iqbal yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dalam konferensi pers daring dikutip Senin (19/1).
Pembacaan deklarasi akan dilakukan bersamaan dengan pembukaan Kongres V Partai Buruh 2026. Kongres dijadwalkan berlangsung selama tiga hari atau 20-22 Januari di Jakarta.
Namun, seremoni pembukaannya dimajukan pada 19 Januari agar berbarengan dengan aksi deklarasi.
Said Iqbal meminta perwakilan buruh internasional, partai-partai politik, serta kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk hadir.
Ada tiga isu krusial yang diangkat dalam agenda tersebut, yakni penolakan terhadap upah murah, penghapusan sistem outsourcing, dan desakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.
Secara spesifik, deklarasi ini memuat tuntutan agar Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta ditetapkan Rp 5,89 juta per bulan.






















































