jatim.jpnn.com, PASURUAN - Sebanyak 100 kepala keluarga (KK) di Kota Pasuruan terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Welang setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.
Banjir yang terjadi pada Selasa (21/4) petang itu menggenangi permukiman warga dan akses jalan di tujuh kelurahan. Sedikitnya 100 rumah sempat terendam.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan tim gabungan telah diterjunkan ke lokasi.
“Personel BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kota Pasuruan melakukan kaji cepat serta koordinasi dengan perangkat desa setempat,” ujar Abdul, Kamis (23/4).
Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Karangketug di Kecamatan Gadingrejo, Kelurahan Petamanan, Kebonsari, dan Kandang Sapi di Kecamatan Panggungrejo, serta Kelurahan Wirogunan, Puturejo, dan Purworejo di Kecamatan Purworejo.
Petugas juga melakukan pemantauan ketinggian air secara berkala serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.
"Personel di lapangan juga melakukan pemantauan ketinggian genangan secara berkala serta distribusi logistik kepada warga terdampak. Kondisi pada Rabu (22/4), cuaca terpantau hujan ringan dan banjir telah surut," kata Abdul.
Saat ini, Jawa Timur masih berstatus siaga darurat bencana hidrometeorologi basah berdasarkan keputusan gubernur yang berlaku hingga 1 Mei 2026.


















































