jatim.jpnn.com, MADIUN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membatalkan dua perjalanan kereta api akibat insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Dua perjalanan yang dibatalkan yakni KA Madiun Jaya relasi Madiun–Pasarsenen dan KA Singasari relasi Blitar–Pasarsenen.
"Ada dua perjalanan KA yang dibatalkan di Daop 7 Madiun sebagai imbas dari insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur, yakni KA 143B Madiun Jaya relasi Madiun–Pasarsenen dan KA 149 Singasari relasi Blitar–Pasarsenen," ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari, Selasa (28/4)
Menurut dia, pembatalan dilakukan sebagai penyesuaian pola operasi untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan korban.
KAI juga menyampaikan duka mendalam serta permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan layanan tersebut.
"Fokus kami saat ini adalah penanganan korban serta memastikan layanan dapat kembali berjalan secara bertahap," katanya.
Bagi pelanggan terdampak, KAI memberikan pengembalian tiket 100 persen. Proses refund bisa dilakukan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan (H+7).
Selain pembatalan, sejumlah perjalanan kereta juga mengalami keterlambatan akibat antrean dan pengaturan ulang operasional.


















































