jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak 215.176 pelanggan tercatat menggunakan kereta api jarak jauh di Daerah Operasi 8 Surabaya selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono merinci jumlag tersebut terdiri dari 109.226 penumpang berangkat dan 105.950 penumpang tiba.
"Stasiun dengan volume pelanggan tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Surabaya Gubeng, dengan total 33.414 pelanggan berangkat dan 31.128 pelanggan tiba," kata Mahendro, Kamis (19/2).
Kemudian, Stasiun Surabaya Pasarturi yang melayani 31.038 pelanggan berangkat dan 31.027 pelanggan tiba, serta Stasiun Malang dengan 19.701 pelanggan berangkat dan 18.065 pelanggan tiba.
Puncak arus keberangkatan terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan total 25.728 pelanggan naik, sedangkan puncak arus kedatangan tercatat pada Selasa, 17 Februari 2026, sebanyak 22.971 pelanggan turun.
Mahendro menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api selama masa libur Imlek.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan libur Imlek kepada KAI. Tingginya volume penumpang ini menjadi bukti bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat karena menawarkan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan,” ujar Mahendro.
Dia menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya terus memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan optimal melalui peningkatan pengawasan operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelayanan prima di stasiun maupun di atas kereta.















































