jabar.jpnn.com, PURWAKARTA - Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyebut sekitar 350 hektare areal persawahan yang terancam kekeringan selama musim kemarau tahun ini berhasil diselamatkan dengan bantuan pompa air.
Ratusan hektare sawah tersebut sebagian telah ditanami padi dan berada menjelang masa panen. Bantuan pompa air diberikan untuk memastikan kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi hingga masa panen.
Kepala UPTD Perlindungan Tanaman Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Wawan Hermawan, mengatakan sekitar 350 hektare sawah terdampak kemarau dan terancam kekeringan.
"Ada sekitar 350 hektare areal sawah menjelang masa panen terdampak kemarau," kata Wawan.
Menurut Wawan, pemerintah daerah segera menurunkan bantuan pompa air kepada petani maupun kelompok tani yang memiliki areal persawahan terdampak kemarau.
Upaya tersebut dilakukan terutama terhadap sawah yang telah ditanami padi, termasuk lahan yang akan memasuki masa panen.
Dengan dukungan pompa air, kebutuhan air tanaman tetap dapat dipenuhi sehingga tanaman padi dapat tumbuh hingga dipanen.
Sementara itu, areal persawahan yang belum memasuki masa tanam dan tidak memiliki sumber air tidak dipaksakan untuk ditanami padi selama musim kemarau.



















































