Anggota TNI AD Prada ABS Tewas Dikeroyok dan Ditikam, Keluarga Tuntut Keadilan

1 day ago 19

Anggota TNI AD Prada ABS Tewas Dikeroyok dan Ditikam, Keluarga Tuntut Keadilan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Irwan, selaku perwakilan keluarga Prada ABS anggota TNI AD yang tewas dikeroyok sekelompok orang di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten memberikan keterangan resmi pada Jumat (24/7/2026) (ANTARA/Azmi Samsul M)

jpnn.com - Keluarga almarhum Prada ABS, anggota TNI AD dari Yon TP 804/Cenderawasih yang tewas dikeroyok dan ditikam meminta Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengusut tuntas kasus itu secara transparan dan berkeadilan.

Perwakilan keluarga Prada ABS, Irwan mengatakan orang tua korban berharap penyidik Polres Tangsel dapat menangani perkara tersebut secara terbuka hingga tuntas sesuai ketentuan hukum.

"Harapannya, mohon bantuan agar proses hukumnya benar-benar diselesaikan secara adil," kata Iwan d Tangerang, Sabtu (25/7/2026).

Dia menjelaskan bahwa keluarga pertama kali menerima kabar duka melalui laporan yang masuk ke kantor tempat orang tua korban bekerja, sebelum kemudian memperoleh informasi dari pihak kepolisian.

Kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Tangsel berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/2254/VII/2026 tertanggal 19 Juli 2026.

Iwan menegaskan keluarga berharap proses peradilan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa mengabaikan fakta-fakta dalam perkara tersebut.

Selain itu, keluarga berencana menyampaikan sejumlah informasi tambahan kepada penyidik yang dinilai dapat mendukung proses penyidikan.

"Dalam proses penyidikan nanti saya akan datang lagi karena ada beberapa hal yang akan saya sampaikan kepada penyidik terkait hal-hal yang masih kurang," ujar Irwan.

Keluarga Prada ABS, anggota TNI AD dari Yon TP 804/Cenderawasih yang tewas dikeroyok dan ditikam meminta Polres Tangsel mengusut tuntas kasus itu.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |