jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya mantan Menteri Pertahanan RI, Prof. Dr. Juwono Sudarsono, M.A., Ph.D., pada Sabtu (28/3)
Bagi Ibas, sosok Prof. Juwono bukan sekadar pejabat negara, melainkan seorang intelektual besar, guru bangsa, dan teknokrat sejati yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kemajuan Indonesia lintas generasi kepemimpinan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Hari ini Indonesia berduka. Kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, seorang begawan ilmu hubungan internasional dan pertahanan yang sangat bersahaja,” ujar Ibas di Jakarta, Minggu (29/3).
Ketua Fraksi Partai Demokrat itu menambahkan Juwono sebagai sosok unik yang dipercaya oleh berbagai era kepemimpinan nasional, mulai dari masa Presiden Soeharto hingga Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dedikasinya sebagai Menteri Pertahanan di masa kepemimpinan Gus Dur dan SBY mencatatkan sejarah penting dalam reformasi sektor pertahanan dan keamanan nasional.
“Beliau adalah sosok yang mampu menjembatani berbagai dinamika politik dengan profesionalisme dan integritas yang luar biasa. Jasa beliau sangat besar dalam meletakkan fondasi pertahanan negara yang modern namun tetap mengedepankan nilai-nilai demokrasi,” urai Ibas.
Lulusan Doktor (S3) IPB University ini menyoroti peran multifaset almarhum yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di masa Presiden Habibie serta Menteri Negara Lingkungan Hidup.
“Beliau adalah contoh nyata abdi negara yang tuntas. Di mana pun beliau ditempatkan, beliau selalu memberikan standar moral dan intelektual yang sangat tinggi," ungkapnya.




















































