jpnn.com, SUKOHARJO - Korlantas Polri mencatat hingga penghujung Operasi Ketupat 2026, tingkat fatalitas atau korban meninggal dunia dilaporkan mengalami penurunan signifikan.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara, angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas turun di kisaran 28 hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Update laka lantas sampai saat ini alhamdulillah bagus. Dari fatalitas korban meninggal dunia itu turun kurang lebih 28 persen sampai 30 persen. Per detik ini, penurunan angka fatalitas berada di angka 28,5 persen," kata Irjen Agus di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (25/3).
Tak hanya angka kematian, total peristiwa kecelakaan secara keseluruhan juga mengalami penurunan meskipun tidak sedrastis angka fatalitas.
"Untuk jumlah peristiwa kecelakaan secara total turun 4,5 persen. Namun, data ini masih dinamis. Kami akan melakukan update final pada pukul 00.00 dini hari nanti saat operasi resmi ditutup," jelasnya.
Salah satu pencapaian besar pada musim Lebaran 2026 ini adalah tidak adanya kecelakaan beruntun atau kecelakaan besar yang menyita perhatian publik secara luas.
Irjen Agus mengeklaim situasi di jalur-jalur rawan atau black spot berhasil dikelola dengan maksimal.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari penempatan personel di berbagai titik strategis, mulai dari Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), hingga tim urai kemacetan.



















































