jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta mengeluarkan surat edaran (SE) dalam upaya mengurangi timbulan sampah selama Idulfitri 1447 Hijriyah.
Dalam SE dengan Nomor: 100.3.4/730 Tahun 2026 tersebut menekankan tajuh poin upaya pengendalian sampah saat Idulfitri.
Upaya tersebut meliputi penggunaan wadah yang bisa dipakai kembali, menghindari penggunaan plastik atau styrofoam, dan bijak membeli makanan agar tidak menghasilkan sisa makanan.
Kemudian, menyimpan makanan dengan baik agar tidak terkontaminasi dan memilih makanan yang tidak mudah membusuk.
Masyarakat Jogja juga diminta mengolah sampah sesuai jenisnya serta menyebarluaskan informasi pengelolaan sampah saat Idulfitri.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Rajwan Taufiq mengatakan pihaknya juga mengandalkan program Mas Jos dalam mengurangi timbulan sampah saat Lebaran.
"Untuk meminimalisir sampah yang dibawa ke depo maka sampah organik dikumpulkan di 45 kelurahan dan sampah anorganik dikumpulkan di bank sampah unit masing masing RW," kata Rajwan, Kamis (19/3).
Nantinya sampah organik akan diolah di lokasi pengolahan sampah milik Pemkot Yogyakarta.




















































