jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pergerakan pemudik di Terminal Tipe A Giwangan, Kota Yogyakarta, terpantau masih menunjukkan tren yang tinggi menjelang Idulfitri 1447 H. Hingga Kamis (19/3), ribuan penumpang terus memadati area keberangkatan maupun kedatangan.
Berdasarkan data terbaru per 18 Maret 2026, tercatat 474 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) telah memberangkatkan 8.649 penumpang menuju berbagai daerah. Di pintu kedatangan, terdapat 431 bus AKAP yang membawa masuk 5.940 penumpang ke Kota Pelajar.
Kepala Terminal Giwangan Sigit Saryanto mengatakan bahwa aktivitas di terminal saat ini masih berada dalam fase puncak yang padat.
"Terminal dalam kondisi ramai. Masih banyak penumpang yang berangkat maupun datang," ujar Sigit, Kamis (19/3).
Meski hari ini masih ramai, Sigit menjelaskan bahwa lonjakan penumpang tertinggi sejauh ini terjadi pada beberapa hari sebelumnya
Menurut dia, puncak arus mudik terjadi pada 16 dan 17 Maret dengan angka mencapai 10.000 orang per hari.
Sedangkan puncak kedatangan pemudik tertinggi terjadi lebih awal pada 13 Maret, di mana sekitar 7.000 penumpang tiba di Yogyakarta.
Pergerakan penumpang didominasi oleh rute-rute jarak jauh. Tujuan Keberangkatan didominasi menuju ke Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Malang, Madura, hingga Sumatra (Palembang, Lampung, Pekanbaru).


















































