bali.jpnn.com, JIMBARAN - Atlet Indonesia tak bisa berbicara banyak pada ajang 12th Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026 yang berlangsung di Perairan InterContinental, Jimbaran, Badung, Bali.
Status tuan rumah tidak banyak membantu Alexander Adrian, Andy Fauzan maupun Izzy Dwi Faiva Hefrisyanthi mengakhiri kejuaraan, bahkan minimal di peringkat 10 besar.
Selama tiga hari kejuaraan berlangsung, sejak Sabtu (13/6) lalu, hingga Senin (15/6), atlet renang bebas Indonesia dipaksa hanya melihat wakil China dan Vietnam naik podium.
Manajer Timnas OWS Indonesia, Donny Budiarto Utomo mengatakan para perenang Indonesia benar-benar diuji oleh alam.
Ia mencatat, angin kencang dan arus laut yang besar menjadi kendala sekaligus pelajaran berharga, terutama dalam hal navigasi dari rambu ke rambu.
Donny Budiarto pun memberikan catatan khusus kepada dua perenang andalan Indonesia terkait performa individu mereka.
Untuk Alexander Adrian yang finis di posisi ke-15 untuk nomor 10 km, mulai menunjukkan progres taktik yang berani.
“Alex sempat mencoba masuk ke rombongan utama (pack pertama) sebelum akhirnya tercecer ke pack kedua karena situasi yang sangat padat (crowded),” kata Donny.



















































