jabar.jpnn.com, KARAWANG - Petugas kepolisian bersama instansi terkait memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan membuka akses Sadang menuju ruas Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) guna mengurai kepadatan di ruas Tol Jakarta–Cikampek, sehari setelah Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan bahwa kebijakan tersebut mulai diberlakukan pada Minggu pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Jalur ini diperuntukkan bagi kendaraan pemudik yang berasal dari arah Tol Cipularang melalui akses Sadang.
“Mulai hari ini, jalur dari Tol Cipularang yang masuk melalui Sadang telah dibuka untuk kendaraan pemudik. Selanjutnya diarahkan memasuki jalur Japek II Selatan dan keluar di Tol Setu–Burangkeng, Kabupaten Bekasi,” ujar Cep Wildan.
Ia menjelaskan, pembukaan jalur alternatif ini merupakan langkah strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan di Tol Jakarta–Cikampek, sekaligus mendistribusikan arus lalu lintas agar lebih merata dan lancar.
Selain itu, jalur alternatif Japek II Selatan tersebut untuk sementara diberlakukan tanpa tarif atau gratis bagi para pemudik selama periode Lebaran tahun ini.
Meski demikian, pihak kepolisian mengingatkan para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati. Hal ini mengingat kondisi jalan yang masih tergolong baru dan memerlukan kewaspadaan ekstra.
“Kami mengimbau para pemudik agar menjaga kecepatan kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.
















































