jabar.jpnn.com, BOGOR - Volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi tercatat mencapai 1.468.902 unit.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan angka tersebut merupakan akumulasi lalu lintas pada H-10 hingga H-1 Idulfitri, yakni pada 11–20 Maret 2026.
Berdasarkan data tersebut, terjadi peningkatan sebesar 2,71 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 1.430.119 kendaraan.
Distribusi kendaraan keluar Jabodetabek tercatat melalui sejumlah gerbang tol utama.
Arus menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui Gerbang Tol Cengkareng mencapai 685.453 kendaraan atau meningkat 3,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 663.879 kendaraan.
"Sementara itu, kendaraan yang menuju arah Merak melalui Gerbang Tol Cikupa tercatat sebanyak 437.783 unit, meningkat 1,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 429.476 kendaraan," ujarnya.
Adapun lalu lintas menuju kawasan Puncak, Bogor melalui Gerbang Tol Ciawi 1 mencapai 354.666 kendaraan atau naik 5,62 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 336.764 kendaraan.
Di wilayah Jawa Barat, volume kendaraan menuju Bandung dan Rancaekek juga mengalami peningkatan.
















































