jpnn.com, TANGERANG - Atap Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta roboh lantaran tak kuat menampung air hujan, pada Senin (6/4).
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi mengatakan kejadian pada siang hari tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat lebat hingga mendekati ekstrem di area Terminal 3, dengan curah hujan tercatat sekitar 45.2 mm .
"Kejadian ini berlangsung singkat, kurang lebih selama 5 menit, dan segera ditangani oleh petugas operasional bandara melalui langkah cepat dan terkoordinasi," ujar Heru.
Hingga Senin sore hari, kata Heru kondisi operasional bandara telah kembali normal.
Seluruh aktivitas penerbangan dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali tanpa adanya gangguan operasional.
Heru menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama, serta seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat melalui koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, dan seluruh stakeholder terkait.
“Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengakibatkan gangguan pada atap di Terminal 3,” terang Heru Karyadi.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk terus memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca," imbuhnya.(chi/jpnn)



















































