jpnn.com, JAKARTA - Badan Bank Tanah menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) merealisasikan komitmennya bahwa reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah bukan hanya sekadar ‘bagi-bagi tanah’.
Plt. Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat menyampaikan reforma agraria menjadi upaya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.
Bertempat di Jakarta, Badan Bank Tanah bersama PT PNM sepakat untuk bersinergi dalam memberdayakan subjek reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah.
Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama (PKS) yang dilakukan kedua belah pihak.
Hakiki menyebut melalui sinergi ini masyarakat akan mendapatkan akses yang lebih luas terhadap pendampingan usaha, pembiayaan, serta penguatan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi ekonomi di atas lahan yang dikelola.
“Bagi kami, tanah bukan sekadar aset, tetapi ruang harapan. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang menjadi subjek reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah benar-benar mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya, Senin (13/4).
Hakiki menambahkan pemberdayaan menjadi kunci penting agar pemanfaatan lahan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi mampu menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal tanah yang dikelola dapat menghadirkan manfaat nyata,” tambahnya.




















































