jpnn.com, JAKARTA - Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di luar areal kerja PT Bumi Mekar Hijau (BMH) terus dilakukan.
Hingga 28 Agustus 2026, kebakaran di lokasi tersebut dilaporkan telah berhasil dikendalikan sekitar 80 persen.
Kebakaran pertama kali terdeteksi pada 25 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB melalui Menara Api DSP.
Kurang dari satu jam kemudian, tepatnya pukul 14.52 WIB, sebanyak 12 tim dikerahkan untuk melakukan penanganan dan pengendalian api di lapangan.
Dalam proses pemadaman, tim gabungan didukung sejumlah sarana dan peralatan, antara lain tiga unit V20 Kit, satu unit VE500, satu unit V82 Kit, lima unit MS Kit, serta 37 set sambunesia.
Selain pemadaman langsung, tim juga melakukan pembuatan sekat bakar dengan mengerahkan 13 unit alat berat.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghambat rambatan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke areal di sekitarnya.
Vegetasi yang terbakar di lokasi kejadian didominasi semak belukar dan gelam.






















































