jpnn.com - Persebaya Surabaya ternyata memiliki cerita panjang sebelum akhirnya mendapatkan Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu bukan sosok yang tiba-tiba masuk dalam proyek Bajul Ijo. Manajemen Persebaya bahkan sudah mengejarnya sejak hampir tiga tahun lalu.
CEO Persebaya Azrul Ananda mengungkap kisah di balik kedatangan Tavares ke Surabaya. Dia mengatakan, manajemen sudah lama berharap pelatih tersebut bisa menangani Persebaya.
"Kami sudah mendekati Coach Tavares hampir tiga tahun lalu. Kami ingin Coach Tavares bergabung dengan Persebaya sejak lama dan saya baru bisa cerita sekarang," ujar Azrul dikutip dari situs ILeague, Selasa (1/9/2026).
Namun, pendekatan pertama Persebaya belum berhasil. Saat itu, Tavares memilih bertahan di klub yang sedang ditanganinya.
Keputusan tersebut bukan karena persoalan kontrak. Tavares tidak ingin meninggalkan para pemainnya yang sedang menghadapi situasi sulit.
Hal itu menjadi salah satu alasan manajemen Persebaya makin tertarik dengan sosok Tavares.
"Coach tidak ingin meninggalkan pemain-pemainnya yang sedang menghadapi masalah di tempat sebelumnya. Pelatih yang mempunyai komitmen untuk maju bersama," katanya.






















































