bali.jpnn.com, NUSA DUA - Pameran internasional industri makanan, minuman, dan hospitality, Bali Interfood 2026, resmi dibuka pada Rabu (2/9/2026) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung.
Gelaran ke-7 yang diinisiasi oleh Krista Exhibitions Group ini menghadirkan 110 peserta, 35 di antaranya merupakan UMKM/IKM dan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (4/9) lusa.
Ajang strategis ini mempertemukan produsen, distributor, buyer, pelaku Horeca (Hotel, Restoran, Kafe), hingga investor dalam satu ekosistem bisnis melalui pameran, business matching, dan networking session.
CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menegaskan bahwa Bali memiliki peran vital dalam perkembangan industri food & beverage (F&B) nasional seiring dengan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata.
"Bali bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga pusat pertumbuhan bisnis hospitality dan kuliner. Bali Interfood hadir sebagai platform yang mempertemukan kebutuhan industri dengan inovasi.
Ajang ini membuka ruang bagi pelaku usaha lokal dan UMKM untuk terhubung dengan pasar yang lebih luas," ujar Daud D. Salim di Nusa Dua, Rabu (2/9).
Melihat besarnya potensi pasar, Krista Exhibitions mengumumkan rencana ekspansi mulai tahun depan.
Pameran ini akan bertransformasi nama menjadi Bali Interfood & Hospitality.



















































