jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Sebanyak lima pasien keracunan akibat keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Kalitengah, Tanggulangin, masih menjalani rawat inap di RSUD Notopuro Sidoarjo.
Humas RSUD Notopuro Rizqi Maulana mengatakan total ada sebanyak 380 pasien keracunan MBG yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, sejak Selasa (1/9) malam.
“Total korban ada 380, sudah pulang 353, kami rawat ada lima dan observasi atau yang baru datang tadi ada kurang lebih 22 pasien,” kata Rizqi di RSUD Notopuro, Rabu (2/9).
Rizqi menyebut pasien keracunan MBG yang terakhir masuk ke RSUD Notopuro ada tiga orang, sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka merasakan sakit perut hingga muntah ketika tiba.
Di sisi lain, siswa yang masih menjalani perawatan intensif merasakan sakit perut sampai diare. Namun, kondisinya sudah berangsur membaik tapi tetap harus dalam pantauan dokter.
“Kondisi mereka (yang menjalani rawat inap) untuk saat ini sudah membaik, memang masih dalam pantauan dokter. Kondisinya tadi itu diare, masih sakit perutnya,“ jelasnya.
Rizqi mengungkapkan masih belum bisa memastikan waktu yang dibutuhkan 22 pasien dalam observasi. Rata-rata waktu yang dihabiskan untuk menentukannya dua sampai tiga jam.
“Observasi kami belum bisa memastikan ya, tapi yang awal tadi datang sudah pada pulang semuanya karena sudah observasi, diberi obat dan sudah membaik sehingga kembali ke pondok,” ujarnya.



















































