jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Banjir di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, meluas.
BPBD Lampung mencatat 16 kecamatan di Bandarlampung terdampak banjir pada Selasa (14/4) setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
"Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Bandarlampung sejak pukul 18.30 WIB. Hal itu menyebabkan sejumlah titik di 16 kecamatan di kota itu terdampak banjir," kata Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung Wahyu Hidayat, Rabu.
Dia mengatakan kecamatan yang terdampak banjir, yakni Kemiling, Sukarame, Tanjung Karang Barat, Panjang, Tanjung Karang Timur, Teluk Betung Selatan, Teluk Betung Utara, Rajabasa, Tanjung Senang, Sukabumi. Labuhan Ratu, Way Halim, Langkapura, Enggal, Kedamaian, dan Bumi Waras.
"Pada kejadian banjir tersebut terdapat laporan satu orang warga meninggal dunia serta tanah longsor," katanya.
Dia mengatakan dalam upaya meminimalisasi dampak banjir tim gabungan dari BPBD Bandarlampung, Pemadam Kebakaran, TNI dan Polri, Basarnas, Satpol PP serta Palang Merah Indonesia (PMI) diterjunkan untuk membantu mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak banjir.
"Situasi terkini, banjir ataupun genangan air di wilayah terdampak sudah surut dan cuaca di Bandarlampung terpantau cerah berawan," kata dia.
Ia mengatakan bahwa saat ini personel gabungan sedang melakukan pendataan dan membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir.




















































