jpnn.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat pada Rabu pagi.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan pergerakan IHSG mengikuti bursa kawasan Asia dan global, didorong oleh harapan pelaku pasar akan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
IHSG dibuka menguat 74,95 poin atau 0,98 persen ke posisi 7.750,90, sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,90 poin atau 1,03 persen ke posisi 772,22.
“Jika IHSG mampu bertahan di atas level 7.700, maka IHSG diperkirakan berpeluang menguji di sekitar level 7.800,” ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
Namun, Ratna mengatakan perlu diwaspadai potensi profit taking dalam jangka pendek, mengingat kondisi IHSG yang sudah memasuki area overbought.
Perkembangan Konflik Timur Tengah
Ratna menjelaskan dari perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah, Presiden AS Donald Trump menyatakan AS telah dihubungi oleh para pejabat Iran yang ingin membuat kesepakatan, serta menambahkan bahwa Iran tidak akan memiliki senjata nuklir.
Sementara itu, Pakistan telah menawarkan untuk menjadi tuan rumah putaran kedua diskusi sebelum berakhirnya gencatan senjata. Selain itu, dilaporkan bahwa AS, Israel, dan Lebanon sepakat untuk memulai negosiasi langsung di AS.




















































