Banyak Kader Partai Lain Merapat ke PSI, Kamaruddin: Faktor Jokowi

2 hours ago 16

 Faktor Jokowi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Foto: dok PSI.id

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Hukum dan HAM DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kamaruddin, mengungkapkan bahwa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menjadi faktor kunci di balik merapatnya tokoh nasional hingga kader berbagai partai politik lain ke PSI.

Kamaruddin menilai, rekam jejak Jokowi yang tidak pernah kalah dalam lima kali pertarungan elektoral demokrasi Indonesia menjadi daya tarik utama bagi para tokoh daerah maupun nasional untuk bergabung ke PSI.

"Pak Jokowi adalah kunci merapatnya tokoh-tokoh ke PSI. Mereka melihat Pak Jokowi belum pernah kalah dalam pertarungan elektoral. Mungkin beliau satu-satunya dalam sejarah Indonesia yang menang lima kali berturut-turut dalam sistem demokrasi," ujar Kamaruddin ketika dihubungi, Rabu (28/1).

Kamaruddin mengatakan selain faktor kemenangan elektoral, para tokoh dari latar belakang partai yang beragam seperti PDIP, hingga Golkar yang memilih bergabung karena ingin mewujudkan gagasan "Jokowisme" melalui PSI.

Kamaruddin menjelaskan bahwa para tokoh tersebut bergabung karena ingin memastikan lima pilar Jokowisme tetap tegak, yakni mengutamakan kerja nyata dan pembangunan daripada sekadar retorika ideologi, serta konsisten mewujudkan paradigma Indonesia Sentris dengan memeratakan pembangunan hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selain itu, Jokowisme juga menekankan pada gaya kepemimpinan yang sederhana dan otentik dalam pelayanan publik, mengejar cita-cita The Indonesian Dream untuk kemajuan bangsa, serta manifestasi keadilan sosial melalui pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Ini adalah gejala Jokowi Effect. Tokoh-tokoh sentral di daerah yang pindah ke PSI ini cukup merata, terutama dari wilayah-wilayah yang menjadi basis kuat Pak Jokowi," katanya.

Lebih lanjut, Kamaruddin menjelaskan bahwa penguatan struktur partai telah dimulai sejak Kongres PSI di Solo pada Juli 2025, saat Kaesang Pangarep terpilih sebagai Ketua Umum.

Jokowi adalah kunci merapatnya tokoh-tokoh ke PSI. Mereka melihat Jokowi belum pernah kalah dalam pertarungan elektoral.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |