jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan RI mencatat terdapat 139.298 kasus dengue di Indonesia dengan 583 kematian hingga 1 Desember 2025.
Kalimantan Utara (Kaltara) seluruh wilayahnya berstatus endemik dengan beban kasus tertinggi berada di kabupaten Bulungan dan Malinau.
Untuk langkah preventif, pemerintah provinsi Kaltara berinisiatif meluncurkan program vaksinasi dengue sebagai langkah inovatif menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
"Kami mendorong vaksinasi dengue sebagai pendekatan inovatif untuk melindungi kelompok paling rentan, khususnya anak-anak usia sekolah," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara, H. Usman, Jumat (9/1/2026).
Peluncuran kegiatan tersebut dipusatkan di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, dan menjadikan Kaltara sebagai salah satu pionir wilayah di Indonesia yang mengintegrasikan vaksinasi ke dalam program kesehatan publik.
Usman menyatakan vaksinasi itu merupakan strategi pelengkap dari gerakan 3M Plus dan surveilans yang sudah berjalan.
"Inisiatif ini sejalan dengan target nasional 'Nol Kematian Akibat Dengue di Tahun 2030'," ungkapnya.
Pada tahap awal, sebanyak 725 anak usia 9–13 tahun (kelas 3 SD hingga kelas 7 SMP) di 13 sekolah di kecamatan Tanjung Palas Utara akan mendapatkan vaksinasi ini.






















































